You dont have javascript enabled! Please enable it!

RadarBabel dot Com

Liputan Kejut Kabar Bangka Belitung Dan Berita Nasional Dadakan

Liputan Fakta Ngejut Bangka Belitung » Momok Resesi Intai Indonesia
Momok Resesi Mengintai Ekonomi Indonesia 2023

Momok Resesi Mengintai Ekonomi Indonesia 2023

Berita Bangka Belitung Black NewsBERITA BANGKA BELITUNG

Radar Babel – Momok resesi melanda dunia menjadi topik aktual sejumlah media pariwara dalam bahasan perekonomian. Mahkluk bernama resesi mengintai ekonomi Indonesia 2023 itu menjadi berita trending paling dicari orang awam, guna menjawab rasa penasaran akan penyebab serta dampak resesi ekonomi global tersebut.

Dikutip dari ANTARA, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyebutkan resesi ekonomi global hampir pasti akan terjadi setidaknya di tahun 2023 atau bahkan bisa lebih cepat.

Dengan adanya kemungkinan resesi global di tahun depan, OJK sejauh ini belum bisa memastikan secara spesifik kebijakan relaksasi apa yang nantinya akan dibutuhkan.

Lalu fakta momok seperti apa resesi yang banyak dibicarakan itu hingga akan berdampak seperti apa bagi Ekonomi Indonesia 2023.

Dalam ekonomi makro resesi diartikan sebagai kondisi ketika produk domestik bruto (GDP) menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun.

Secara sederhana resesi dapat berarti sebagai suatu kondisi dimana perekonomian suatu negara sedang memburuk.

Hal tersebut bisa dilihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif, pengangguran meningkat, maupun pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.

Mengutip dari laman ugm.ac.id, Pengamat Perbankan, Keuangan, dan Investasi dari UGM, I Wayan Nuka Lantara, Ph.D., menyampaikan bahwa resesi yang akan terjadi kedepannya dikarenakan lonjakan inflasi sebagai dampak dari konflik Rusia-Ukraina.

Peningkatan inflasi tersebut diikuti oleh kebijakan pengetatan moneter oleh bank sentral di negara Eropa dan Amerika dengan menaikkan tingkat bunga acuan yang akan berdampak juga pada kebijakan yang diambil bank sentral di negara lainnya.

Revisi Budget menekan momok Resesi

Wayan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang sembari melakukan revisi pada rencana keuangan yang sebelumnya sudah dibuat.

Menurutnya, upaya penyiapan dana darurat penting dilakukan, namun perlu juga dibarengi upaya pada dua hal lainnya.

Pertama, berupaya untuk mencari alternatif tambahan penghasilan selain dari gaji tetap. Misalnya, memanfaatkan hobi kita untuk bisnis, berjualan online, dan tetaplah rutin berinvestasi.

Kedua, lakukan identifikasi ulang pada pos-pos pengeluaran. Di saat yang sama sembari mencari celah untuk melakukan penghematan pada pos-pos pengeluaran yang kurang penting atau yang bisa ditunda.

Momok resesi ekonomi

Berikut momok dari resesi ekonomi yang bisa terjadi di semua negara termasuk Indonesia 2023, mengutip dari laman OJK.go.id:

1. Perlambatan ekonomi akan membuat sektor riil menahan kapasitas produksinya sehingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan sering terjadi bahkan beberapa perusahaan mungkin menutup dan tidak lagi beroperasi.

2. Kinerja instrumen investasi akan mengalami penurunan sehingga investor cenderung menempatkan dananya pada bentuk investasi yang aman.

3. Ekonomi yang semakin sulit pasti berdampak pada pelemahan daya beli masyarakat karena mereka akan lebih selektif menggunakan uangnya dengan fokus pemenuhan kebutuhan terlebih dahulu.

Berikut ini faktor aktual penyebab terjadi resesi, yaitu:

  • Produksi dan konsumsi yang tidak seimbang
  • Utang yang berlebihan
  • Penggelembungan aset
  • Inflasi
  • Deflasi

Demikian informasi berita terbaru tentang Mahkluk bernama resesi nyang mengancam ekonomi Indonesia 2023.

error: